BATANG – Santosojayaabadimedia.com- ,Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan transparansi proses integrasi bagi Warga Binaan (WB), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) penggunaan aplikasi JALIN (Jaringan Layanan Integrasi) pada Kamis (05/11).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Batang ini diikuti oleh 6 orang perwakilan keluarga warga binaan. Pelaksanaan ToT dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik & Giatja), Mu’ammar Fihri, didampingi Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Regbimkemas), Satria Agung Prabowo, serta jajaran staf terkait.
Tujuan utama dari penyelenggaraan ToT ini adalah untuk memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai tata cara dan alur penggunaan aplikasi JALIN SDP (Sistem Database Pemasyarakatan) kepada pihak keluarga. Melalui aplikasi ini, masyarakat khususnya keluarga warga binaan dapat memantau dan mengakses informasi proses pengusulan integrasi (seperti Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, maupun Asimilasi) secara terbuka, cepat, dan akuntabel.
Mu’ammar Fihri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Lapas Batang dalam memberikan pelayanan yang transparan dan bebas dari ketidakjelasan prosedur. Dengan dilatihnya perwakilan keluarga tersebut, diharapkan mereka dapat membagikan pemahaman serta mengedukasi keluarga warga binaan lainnya dalam memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan.
Melalui inovasi dan sosialisasi berkelanjutan ini, Lapas Kelas IIB Batang terus berupaya memberikan pelayanan prima serta memperkuat sinergi antara pihak pemasyarakatan, warga binaan, dan masyarakat.
Humas Lapas Kelas IIB Batang
kemenimipas
pemasyarakatan
lapasbatang
infoimipas
guardandguide
@pemasyarakatanjateng

